FB_IMG_1453115550797-768x509Hasil perluasan cetak sawah di Kabupaten Mesuji mendapat predikat terbaik pasalnya, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI DR.Ir.Sumardjo Gatot Irianto.MS.DAA, dan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster-Kasad) Mayor Jendral Kustanto Widyadmoko melakukan kunjungan kerja (kunker) ke-Kabupaten Mesuji, Senin  (18/1/2016).

Kunker itu dalam rangka meninjau hasil perluasan lahan persawahan baru (cetak sawah) 2015, seluas 2000 hektar di Desa Suka Maju, Kecamatan Mesuji kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.

Aster Kasad Mayor Jendral Kustanto mengapresiasi suksesnya cetak sawah di Kabupaten Mesuji. Menurud dia hasil cetak sawah di Kabupaten Mesuji terbaik se-Indonesia karena dapat menyelesaikan target 2000 hektar meski dalam waktu yang singkat.

“Dari berita di Media, dan laporan bila cetak sawah di Mesuji hasilnya bagus. Setelah saya cek hari ini ternyata benar, perluasan lahan sawah yang baru dibuat telah ditanami padi semua dan hasilnya sangat baik,” ujarnya kepada awak media.

Tahun 2016 ini, lanjut dia Pemkab Mesuji telah mengajukan kembali perluasan cetak sawah seluas 6000 hektar ke-Kementan RI yang telah disetujui. Untuk itu, diharapkan Mesuji dapat kembali menyelesaikan 6000 ha dengan baik. Dan meminta setiap lahan yang telah selesai dibuat untuk langsung diolah dan ditanam. “Mudah-mudahan apa yang dicapai ditahun 2015 akan lebih baik lagi ditahun 2016 ini,” imbuhnya.

Sementara Dirjen PSK Kementan RI Sumardjo Gatot Irianto mengatakan  Kabupaten Mesuji direncanakan akan menjadi salah satu sentra lumbung pangan nasional. Hal itu mengingat potensi lahan persawahan yang cukup baik dan luas di Kabupaten tersebut.

Pemerintah Pusat sangat puas dengan hasil cetak sawah di Kabupaten Mesuji. Dan Kabupaten Mesuji salah satu Kabupaten yang diprioritaskan untuk perluasan lahan persawahan. Berbagai bantuan saranan prasarana pertanian juga akan ditingkatkan khusus untuk Mesuji.

Untuk itu, dia meminta Pemkab Mesuji kembali mengusulkan perluasan cetak sawah ke-Kementan dan dipastikan usulan tersebut akan diterima. “Hasil cetak sawah di Mesuji sangat baik. Dan tahun ini bila perlu jangan hanya menargetkan 6000. Kementan akan berikan lagi 10000 ha tinggal pemkab mesuji mengusulkan. Melihat potensi persawahan di Mesuji, direncanakan dapat menjadi salah satu sentra pangan nasional di indonesia,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Mesuji Khamami menjelaskan secara administratif Kabupaten Mesuji terdiri atas tujuh kecamatan dan 105 desa. Memiliki luas lahan sawah berupa rawa pasang surut 74.579 ha dan luas tanam tahun ini 59.682 ha. Untuk produksi gabah kering panen 380.228 ton, serta produksi beras 220.532 ton pertahun pada tahun 2015.

“Kondisi tersebut menjadikan mesuji, sebagai salah satu lumbung beras diprovinsi lampung yang menyuplai gabah ke-palembang, pringsewu, serta metro,” ungkapnya.

Perhatian Kementan RI terhadap Mesuji dalam mencapai swasembada pangan sangat luar biasa. Berbagai bantuan sarana prasarana juga telah disalurkan. Normalisasi, cetak sawah, telah dilakukan. “Dimesuji masih tersisa sekitar 10 ribu lahan tidur yang kembali akan kita ajukan untuk perluasan cetak sawah tahun ini, karena diberi kesempatan untuk mengajukan lebih banyak lagi dari 6000 ha yang diberikan,” tutupnya.

Sumber : www.lampungekspres-plus.com