uploads--1--2015--03--36429-tni-pln-prajurit-ad-dilibatkan-dalam-pengujian-batubara-ptTNI AD bersama PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman tentang penyelenggaraan pendampingan dan pelatihan dalam rangka penerimaan dan pengujian batubara. Penandatanganan dilakukan oleh Kasad, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dengan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir di PLN Kantor Pusat, Jakarta, pada hari Jumat 20 Maret 2015.

Nota kesepahaman yang berlaku selama dua tahun ini meliputi pendampingan oleh Prajurit TNI AD pada proses penerimaan dan pengujian batubara serta pelatihan personel dalam rangka pengujian kuantitas dan kualitas batu bara yang digunakan sebagai energi primer pembangkit PLN.

Sebagai tindak lanjut nota kesepahaman tersebut, pada kesempatan yang sama juga ditandatangani perjanjian kerja sama pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penerimaan dan pengujian batubara antara Direktur (Operasi Jawa Bali) PLN, Supangkat Iwan Santoso dan Direktur (Operasi Luar Jawa Bali) PLN, Amir Rosidin dengan Asisten Teritorial KASAD, Mayor Jenderal TNI Kustanto Widyatmoko, MDA untuk 15 pembangkit listrik berbahan bakar batubara. 15 PLTU tersebut 6 diantaranya berlokasi di pulau Sumatera dan 9 lokasi pulau Jawa, antara lain :

Sumatera :
1. PLTU Nagan Raya, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
2. PLTU Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara
3. PLTU Labuan Angin, Kabupaten Sibolga, Provinsi Sumatera Utara
4. PLTU Ombilin, Kabupaten Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat
5. PLTU Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung
6. PLTU Teluk Sirih, Kabupaten Bungus, Provinsi Sumatera Barat

Jawa :
1. PLTU Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten
2. PLTU Lontar, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
3. PLTU Suralaya 8, Kabupaten Cilegon, Provinsi Banten
4. PLTU Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat
5. PLTU Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat
6. PLTU Rembang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah
7. PLTU Pacitan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur
8. PLTU Tanjung Awar-awar, Kabupaten Tuban, Propinsi Jawa Timur
9. PLTU Paiton 9, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur

Dirut PLN Sofyan Basir menyatakan bahwa kerja sama ini bagian dari upaya mendukung sistem ketenagalistikan nasional. “Selain kerja sama ini kami meminta bantuan TNI Angkatan Darat untuk pengamanan daerah di sekitar objek PLN seperti jalur transmisi yang sering mendapat gangguan. Ini dilakukan untuk menangkal semua hal yang menggangu kedaulatan energi nasional,” ungkap Sofyan.

Mengenai kesiapan personelnya, KASAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan akan memilih personel diantaranya dengan melalui tes psikologi untuk ditugaskan membantu PLN. “Kerja sama ini menindaklanjuti pengarahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh Komandan Korem dan Komandan Kodim pada awal Desember tahun lalu tentang upaya mewujudkan kedaulatan yang salah satunya kedaulatan energi yang berkaitan langsung dengan listrik untuk rakyat,” jelas Gatot.